Nokiafans.id, Jakarta – Dalam ajang MWC 2018 yang berlangsung di Barcelona baru-baru ini, CEO HMD Global, Florian Seiche, memang menegaskan bahwa kelima produk baru yang diluncurkan perusahaan – Nokia Sirocco, Nokia 7 Plus dan lainnya, tidak akan masuk ke pasar Amerika. Meski tidak menutup kemungkinan ada perubahan peta jalan ke depannya. Namun demikian, Asia dipastikan bakal kedatangan produk ini.

Ini terbukti kala nama China, lagi-lagi muncul sebagai pasar pertama yang akan disambangi produk barunya.

Nokia 7 Plus dipastikan akan menjadi yang pertama dirilis negara tersebut dengan HMD telah mengumumkan ketersediaan perangkat mulai tanggal 7 Maret.

Pendaftaran pra-penjualan pun telah dimulai di beberapa pengecer seperti  Suning, JD dan TMall, demikian dilaporkan Nokiapoweruser.

Harga untuk Nokia 7 Plus telah dipatok cukup agresif di kisaran  2299 Yuan atau sekitar Rp 4.9 juta untuk versi RAM 4GB sedangkan versi RAM 6GB dibanderol dengan harga 2499 Yuan atau setara Rp 5.4 juta. Ini sekali lagi meningkatkan harapan akan harga yang mahal untuk Nokia 7 Plus di pasar Asia termasuk Indonesia.

Untuk diketahui, Nokia 7 Plus adalah salah satu perangkat unggulan Nokia tahun ini, yang datang dengan segenap fitur andalan  termasuk  Dual-Sight, optik ZEISS dan kapasitas baterai 3800 mAh-nya digadang-gadang bisa bertahan hingga 2 hari. Di bagian jeroan, kita akan menemukan Snapdragon 660 dari Qualcomm yang telah dioptimalkan dan diintegrasikan untuk performa maksimal.

Tak hanya Nokia 7 Plus, China juga  akan kedatangan sang flagship, Nokia 8 Siroco jika mengacu pada apa yang terdaftar di situs resmi Nokia Mobile.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *