Seiring dengan peluncuran Nokia 7 Plus dan Nokia 8 Sirocco di ajang Mobile World Congress akhir Februari lalu, muncul berita bahwa HMD Global selaku pemegang lisensi merek Nokia untuk ponsel ingin membawa kembali aplikasi Nokia Camera dengan mode Lumia pro di perangkat Nokia terbaru. Juho Sarvikas, Chief Product Officer HMD Global untuk Ponsel Nokia sempat menyatakan bahwa semua smartphone Nokia anyar yang menggunakan lensa Zeiss akan mendapatkan pengalaman layaknya menggunakan kamera profesional dengan aplikasi Nokia Camera tersebut.

NokiafansID mencoba menelusuri kabar aplikasi tersebut dan menemukan unduhannya aplikasinya di link ini. Penasaran, Kami kemudian mencoba untuk mengunduh dan menginstalnya di Nokia 8.

Catatan penting:

Kemungkinan Aplikasi Nokia Camera terbaru ini masih versi beta atau belum stabil. Mengintal aplikasi ini akan menghapus aplikasi kamera bawaan. Selain itu, aplikasi Nokia Camera baru ini belum menyertakan fitur bothie, dimana Anda bisa melakukan live streaming dengan kamera depan dan belakang sekaligus. Masih banyak bugs dan beberapa fitur terlihat masih sering mengalami gangguan alias error.  Jika ingin mendapatkan versi stabilnya, sebaiknya menunggu hingga aplikasi Nokia Camera ini resmi dirilis. 

Kami kemudian mendapatkan aplikasi Nokia Camera terbaru yaitu versi 8.0260.50 yang diunggah pada tanggal 10 April 2018. Untuk menginstalnya, Anda memerlukan pengaturan permission agar dapat menginstal aplikasi di luar Google Play Store.

Saat diinstal, aplikasi ini tidak berdiri sendiri sebagai aplikasi baru, melainkan bertindak sebagai update dari aplikasi kamera bawaan Nokia.

Saat dijalankan, terlihat ada perubahan pada layout ikon seiring bertambahnya fitur baru.

Di bagian kanan berderet vertikal jendela preview hasil foto/video, tombol kamera, dan tombol video. Sedangkan di bagian kiri layar akan muncul menu berupa menu switching kamera depan/ belakang, menu flash, menu HDR, timer, dan mode camera. Paling bawah, terdapat menu pengaturan dimana terdapat berbagai pengaturan untuk foto, panorama, dan seting lainnya.

Nah, yang menarik perhatian kami adalah mode manualnya. Di sini disajikan beragam pengaturan kamera. Untuk pengaturan fokus, kita bisa memilih antara auto, evaluative, dan center weighted. Untuk pengaturan jarak obyek, kita bisa memilih mode auto, infinity, atau macro.

Untuk pencahayaan manual, kita bisa memilih mode incandescent, fluorescent, shade, cloudy, daylight, maupun AWB. Terakhir, kita bisa mengatur exposure atau kecerahaan gambar dengan menggeser parameter yang ada di dalamnya.

Aplikasi Nokia Camera terbaru ini juga telah menyertakan watermark. Kita bisa memilih untuk mencantumkan tulisan Nokia Zeiss, mencantumkan lokasi pengambilan gambar, maupun tanggal pengambilan gambar.

Menu video pun makin diperkaya. Kita bisa menggunakan mode kamera tunggal, dual, maupun PiP (Picture in Picture). Untuk mode dual, layar akan dibagi menjadi dua dimana satu sisi digunakan untuk pengambilan video menggunakan kamera depan, dan sisi lainnya dengan menggunakan kamera belakang.

Nah, salah satu menu pengaturan yang paling menarik adalah pengaturan audio. Kita tahu bahwa Nokia menggunakan teknologi suara yang disebut OZO Audio. Teknologi ini mampu menangkap suara lingkungan secara 3 dimensi sehingga pemirsa dapat merasakan pengalaman merasakan sumber-sumber suara dalam lokasi dan jarak yang berbeda. Ada 3 pilihan pengaturan audio yaitu Front, rear, dan surround. Jika Anda sedang merekam video menggunakan kamera depan, -sseperti saat sedang melakukan reportase atau vlogging, And \a bisa memilih untuk menggunakan audio front, sedangkan jika Anda ingin merekam suatu peristiwa bisa menggunakan mikropon belakang dengan pengaturan rear. Jika ingin merasakan pengalaman suara yang lebih meruang dan dramatis, cobalah pilihan surround.

Untuk hasil foto sendiri, kami mencoba membandingkan foto yang diambil dengan menggunakan aplikasi Nokia camera bawaan dan dibandingkan dengan yang sudah diperbaharui. Hasilnya bisa dilihat pada contoh foto-foto berikut ini. Foto dengan watermark Nokia Zeiss diambil aplikasi kamera yang telah diperbaharui, sedangkan yang tanpa watermark menggunakan aplikasi kamera yang belum diperbaharui.

Kami melihat ada perbedaan yang signifikan diantara keduanya. Foto yang diambil dengan aplikasi Nokia Camera baru memiliki detil yang lebih baik dengan tonasi warna yang lebih natural (dengan menggunakan mode auto). Dalam kondisi cahaya kurang, Nokia Camera baru pun bisa menangkap gambar dengan lebih baik.

AB

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *